Pages

~Selamat Berkunjung dan semoga Artikel yang ada bisa bermanfaat~

Labels

ANDROID (7) APLIKASI HP (41) ARTIKEL (45) ARTIKEL FISIKA (4) BISNIS (10) BORUTO (3) DESIGN (5) DOWNLOADS (95) GAMBAR (8) GAME (30) HEALTH (15) HUMOR (6) ISLAMI (14) MOVIE (14) MUSIK (7) NOVEL (2) PENGUMUMAN (15) PMR (11) Softwere (59) TUTORIAL (43) UKS (11) VIDEO (10)
Sulton(G-Hunter). Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 28 Maret 2012

Presentasi Sistem kekebalan Tubuh SLIDE(Mediafire)

halo semuaaa???.......berikut ini aku memposting artikel biologi untuk semua saja khususnya kaum pelajar...karena bertepatan saya mendapat tugas presentasi sistem kekebalan tubuh di sekolahanku,akhirnya aku temukan yang gampang di internet.....dan akhirnya aku berfiki untuk menularkanya ato membagi-bagikannya ke semua pelajar indonesia terutamanya.....marilah kita belajar memanfaatkan internet untuk meningkatkan kecerdasan bangsa Indonesia.!!!
jika kalian mencari tugas-tugas sekolah tentang presentasi,kunjungi aja blog saya!!!dan jika anda belum menemukannya...tinggalkan komentar anda dan request saja....!!!secepatnya saya akan mencarikan apa yang anda cari...!!ocee gan!???sebenarnya apa itu sistem kekebalan Tubuh?
apa limfosit?disfungsi atau kelainan-kelainan yang terjadi??baca saja dibawah nanti ato share dan download slide nya...!!!!!


DOWNLOAD SLIDE POWER POINTNYA                    1.  Slideshare
                                                                                        2.  DISINI(Mediafire)

Power point — Presentation Transcript

  • 1. Sistem Pertahanan Tubuh EVI ADIYANTI
  • 2. Sistem Pertahanan Tubuh A. Pengertian sistem pertahanan tubuh B. Sistem Pertahanan Tubuh Nonspesifik C. Sistem Pertahanan Tubuh Spesifik D. Jenis – Jenis Kekebalan tubuh E. Disfungsi Kekebalan Tubuh
  • 3. Pengertian Sistem Pertahanan Tubuh  sistem pertahanan tubuh atau biasa dikenal dengan sistem kekebalan tubuh ( imunitas ) adalah sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organism akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai cacing parasit, serta menghancurkan zat- zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi seperti biasa.
  • 4. Sistem Pertahanan Tubuh Nonspesifik 1. Ekternal 2. Internal
  • 5. a. Kulitb. Membran Mukosa
  • 6. Kulit Kulit yang masih utuh merupakan rintangan yang secara normal tidak dapat ditembus oleh bakteri atau virus, meskipin goresan yang sangat kecil sekalipun memungkinkan mauknya mikroorganisme tersebut. Dengan demikian membrane mukoa yang melapisi saluran pencernaan, saluran respirai dan saluran kelim serta sekresi urin, menghalangi masuknya mikroorganisme yang secara potensial bersifat membahayakan selain peranannya sebagai rintangan fisik, kulit dan membran mukosa juga menghadapi pathogen dengan pertahanan kimiawi.
  • 7.  Membran mukosa (jamak: mukosae) adalah lapisan kulit dalam, yang tertutup pada epitelium, dan terlibat dalam proses absorpsi dan proses sekresi. Membran ini melapisi berbagai rongga tubuh yang memiliki kontak dengan lingkungan luar, dan organ internal. Pada beberapa bagian tubuh, membran mukosa menyatu dengan kulit, misalnya pada lubang hidung, bibir, telinga, daerah kemaluan, dan pada anus.
  • 8. a. Sel Fagosit b. ProteinAntimikroba c. Responperadangan
  • 9. • Sel fagosit terdiri atas neutrofil, monosit, dan esinofil.• Neutrofil akan memasuki jaringan yang terinfeksi, lalu menelan dan merusak mikroba yang ada disana. (migrasi menuju sumber zat kimia yang mengundah ini disebut kemotaksis).• monosit dapat bekerja dengan efektif dalam pertahanan tubuh. Monosit akan bermigrasi ke dalam jaringan dan berkembang menjadi makrofag (pemangsa besar).• Eosinofil Peranan utama eosinofil adalah melawan penyerang berukuran lebih besar, seperti cacing darah. Aktivitas fagositosis pada esinofil sangat terbatas. Memiliki kemampuan menghancurkan diri setelah menghadapi mikroba
  • 10.  Berbagai jenis protein juga berperan dalam petahanan tubuh nonspesifik. Infeksi mikroorganisme akan merangsasng sekelompok antimikroba yang terdiri atas 21 protein serum yang akan melisiskan atau menghancurkan mikroorganisme. Sekelompok antimikroba ini dikenal sebagai sistem komplemen. Aktivitas sistem komplemen di awali dengan kontak antar salah satu protein dengan permukaan tubuh mikroorganisme. Hal tersebut akan mengakibatkan terbentuknya pori-pori pada membran sel mikroorganisme. Pada akhirnya sel mikroorganisme tersebut akan lisis (hancur). Kumpulan protein lain yang berperan dalam pertahanan tubuh nonspesifik, adalah interferon.
  • 11.  Mekanisme respon peradangan dimulai oleh adanya sinyal kimiawi. Sinyal kimiawi tersebut dapat berupa senyawa histamin yang di hasilkan oleh sel tubuh sebagai respon dari kerusakan jaringan. Histamin yang tebentuk berperan dalam meningkatkan konsentrasi otot dan permeabilitas dinding pembuluh darah kapiler di sekitar areal yang terinfeksi.
  • 12. 1.Struktur Sistem kekebalan Tubuh 2. Respon Kekebalan Tubuh Terhadap Antigen
  • 13. Limfosit tediri atas limfosit B dan a. Limfosit Blimfosit T. Seperi telah diketahuiperkembangan limfosit terjadidalam sumsum tulang. Limfosit b. Limfosit Tyang meneruskan pematangannyadalam sumsum tulang berkembangmenjadi limfiosit B. Adapunlimfosit yang bemigrasi ke timus c. Antigendan meneruskan pematangannyadi sana berkembang menjadilimfosit T. Berikut akan dijelaskanmengenai limfosit B, limfosit T, danantibodi
  • 14. Huruf “B” pada limfositB berasal dari kata“bursa fabrisius”, yaituorgan pada unggastempat pematanganlimfosit B. Pada organbursa fabrisius inilahlimfosit B pertama kaliditemukan. Akan tetapibeberapa ahli jugamenyebutkan bahwahruf “B” pada limfosit Bberasal dari ‘bonemarrow”(sumsumtulang).
  • 15. limfosit T di bentuk disumsum tulang. Akantetapi, proses limfositterjadi di kelenjartimius, sehingga disebutlimfosit T (“T” berasaldari kata timus).Merupakan kekebalandiperantarai sel. Aktifmelawan infeksibakteri, virus, dan parasityang lain (cacing, protozoa dll ).Bersifat menghancurkansel-sel terinfeksitermasuk organ-organtransplantasi dan selkanker
  • 16. Antigen adalahprotein anti (yakniimmunoglobulindisingkat Ig) terhadapbahan yang tidakdikenal atau asing bagitubuh suatu individu. IgG IgA IgM IgE IgD
  • 17. kelas dari protein immunoglobulinjumlahnya jumlahnya paling sedikit Keberadaan IgG tertentu pada umumnya diartikan sebagai puncak respon antibodi terhadap antigen IgG dapat mengikat beragam patogen, seperti virus, bakteri, fungi dengan dua rantai epitop dan melindungi tubuh.
  • 18. IgEimmunoglobulin yangterdapat pada permukaanbasofil dan sel mastosit
  • 19. IgDimmunoglobulinyang ditemukan menempel padamembrane sel B.
  • 20. IgMsebagian besar terdapat pada plasma, diproduksi secara dini sabagai respon terhadap organisme yang menginfeksi
  • 21. IgA imunoglobulin yang paling banyak terdapat pada sekresi seromukus, misalnya airliur (saliva), iar susu, dan yang terdapat di daerah urogenital
  • 22. Respon kekebalan tubuhterhadap antigen dapat di a. Kekebalan humoralkelompokkan menjadikekebalan humoral dankekebalan seluler (levineand miller 1991: 783-784). b. Kekebalan selulerSelain itu, respon kekebalandi lengkapi pula olehkemampuan “mengingat” c. Memori imunologisterhadap antigen atau dikenal dengan istilahmemori imunologis
  • 23. a. Kekebalan Humoral Kekebalan humoral (humoral immunity) melibatkan aktivasi limfosit B. limfosit B akan menyekresikan antibody. Yang dibentuk akan beredar didalam plasma darah atau limfa. Pembentukan antibody ini dipicu oleh adanya antigen
  • 24. b. Kekebalan selulerKekebalan seluler disebut jugakekebalan yang diperantai sel (cell-mediated immunity). Pada sistemkekebalan seluler yang palingberperan adalah sel-sel limfosit T.limfosit T secara aktif melawan bakteridan virus yang sudah ada dalam seltubuh yang terinfeksi. Selain itulimfosit T nanpu melawan jamur,protozoa, dan cacimg parasit.
  • 25. c. Memori imunologisApabila individu tersebutterserang kembali oleh antigenyang sama pada beberapa waktukemudian, respon kekebalantubuh akan muncul lebihcepat, Selain itu respon diberikanakan lebih kuat dan lebih lama.Respon inilah yang disebutdengan respon kekebalansekunder.Menurut Campbell, et al. (2006:493), kemampuan systemkekebalan untuk membangkitkanrespon kekebalan sekundermerupakan dasar dari memoriimunologis
  • 26. Jenis – jenis kekebalan tubuh 1. Kekebalan Aktif 2. Kekebalan pasif
  • 27. 1. Kekebalan aktif Kekebalan aktif merupakan kekebalan yang dibentuk oleh tubuh itu sendiri. Tubuh membentuk antibodi sendiri karena adanya imfeksi antigen. Kekebalan aktif ini dapat diperoleh secara alamiah dan secara buatan.
  • 28. 2. Kekebalan pasif Kekebalan pasif merupakan kekebalan yang diperoleh dari luar. Kekebalan yang diperoleh masuk( dimasukkan) ke dalam tubuh. Kekebalan pasif ada yang diperoleh secara alami dan ada juga yang diperoleh secara buatan.
  • 29. Disfungsi Kekebalan Tubuh 1. Alergi 2. Autoimunitas 3. AIDS
  • 30. 1. Alergi Alergi merupakan respons yang berlebihan yang masuk ke dalam tubuh. Antigen penyebab alergi disebut dengan allergen. Alergen dapat berupa debu, pollen (serbuk sari), gigitan serangga, cuaca yangLERGI dingin, jenis makanan tertentu, bulu hewan atau hal-hal lainnya.
  • 31. 2. Autoimunitas a. Diabetes militus Autoimunitas merupakan keadaanhilangnya toleransi sistem kekebalan terhadap “diri sendiri”. Sitem kekebalan tubuh akan membentuk b. Myastenia Gravis antibodi yang akan menyerang sel tubuh sendiri. Autoimunitas dapatterjadi karena diakibatkan beberapafaktor. Salah atunya adalah gagalnya c. Addison’s disease proses pematangan (immature) limfosit T di kelenjar timus
  • 32. diabetes militus, yaknipenyakit yang disebabkanoleh kadar gula dalamdarah yang meningkattinggi. Penyakit ini akibatkekurangan hormoninsulin. Akan tetapi padadasarnya penyakit inidiakibatkan oleh antibodiyang menyerang sel-selbeta di pankreas yangmenghasilkan insulin.
  • 33.  Myasthenia gravis, yakni kelainan yang diakibatkan oleh antibodi yang menyerang otot lurik. Akibatnya otot lurik akan mengalami degradasi sehingga kemampuan otot lurik untuk menangkap asetilkolin kan berkurang. Contoh Myasthenia gravis ysng mudah terlihat adalah rusaknya otot lurik pada mata.
  • 34.  Addison’s disease, yakni kelainan yang disebabkan oleh antibodi yang menyerang kelenjar adrenalin. Adrenalin yang diserang antibodi akan mengalami infeksi. Akibat yang ditimbulkan dari addison’s disease, yakni tubuh kehilangan berat badan, kadar gula darah rendah, mudah merasa lelah dan peningkatan pigmentasi kulit.
  • 35. 3. AIDS Defisiensi kekebalan tubuh yang sangat terkenal adalah penyakit AIDS (acquiredimmunodeficiency syndrome) yaitu suatu penyakit defisiensi kekebalan tubuh secara meluas. Akibat terserang AIDS, seseorang akan rentan terhadap penyakit oportunistik, yaitu infeksi yang mengambil kesempatan saat tubuh mengalami kehilangan sistem kekebalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar